<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=2843201789138123323&amp;blogName=wonkndeso&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http://wonk-ndeso.blogspot.com/search&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http://wonk-ndeso.blogspot.com/&amp;vt=1142270757593627894" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>
wonkndeso


Kecewa ! Arrgghh !!! Ghrrr !!!

Sunday, September 9, 2007



Hai Guys !
Lo pasti pernah kecewa khan ?
Ah… boong banget kalau lo nggak pernah kecewa !

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (ciee..sok pinter bgt ya ague :D ), kecewa adalah kecil hati;tidak puas ( krn tidak terkabul keinginannya, harapannya, dsb). Sedang menurut pakar psikologi Alfred Preston, kecewa adalah bentuk dari sebuah perasaan, yang bermuara dari rasa ketidakpedulian atau rasa amarah. Tapi kalau menurut Kang Harry Roesli, kecewa adalah sebuah perasaan yang bisa membuat orang lain bahagia, yang kalau gue boleh bisa bilang sih mirip banget ama Dengkiawan – Dengkiwati yang selalu bahagia kalau melihat musuhnya lagi menderita dan akan kecewa berat, kadang sampai sekarat jika melihat musuhnya bahagia.

Sebagai contoh, lo pasti pernah lihat pertandingan sepak bola kan ?, nah katakanlah yang main Tim A dan Tim B, kalau tim A yang menang pastinya dong mereka bakalan bahagia atas kemenangan mereka !, tapi kemenangan tim A tersebut disambut dengan rasa kecewa yang amat sangat dari tim B.

Berarti, kalau kita sedang bahagia, maka musuh kita sedang kecewa. Atau kalau dibalik, kalau kita sedang kecewa artinya musuh kita sedang bahagia, artinya lagi kalau seorang pasien lagi kewa karena sakit pastinya musuh si pasien lagi bahagia, kalau Pak Dokter lagi bahagia pasti pasien lagi kecewa karena sakitnya. Nah lo ! apakah ini berarti Pak Dokter dan si Pasien bermusuhan ?,Tau ah ! Tapi yang jelas, semangat kebersamaan dan simbiosis mutualitisme antar musuh mereka patut di acungi jempol, kok bisa ya sesama musuh saling bekerjasama ? . Ah… itu sih definisi gue aja kali yang terkesan dibuat-buat dan dihubung - hubungkan :D

But, ada benernya juga sih definisi Kang Harry tadi, coz gue barusan ngalami kekecewaan sama temen gue yang telah ngebocorin rahasia gue ke khalayak ramai. Sumpah gue kecewa berat ama dia, secara selama hampir lima tahun kita berteman, dia udah gue anggap bisa megang rahasia gue. But now, he is break her promise untuk tidak nyeritain apa yang gue curhatin ke dia ( ah… belepotan banget ya Bhs Inggris gue ? :D ).

Disaat gue kecewa dengan kondisi dimana orang-orang mulai jahilin gue with gossip yang dia sebarin, gue lihat di senyanyam senyum penuh kemengan diatas gue yang lagi mati kutu diledekin temen-temen gue yang lain. Akankah ini berarti dia musuh gue ?, ah… rasanya gue nggak setega itu buat ngejadiin dia musuh gue. Memang sih gue kecawa berat ama dia, but, almost five year, guys ! gue berteman dengan dia. Ah… biarin aja semua berjalan dengan sendirinya, yang penting dari sini gue dapet pelajaran untuk tidak nyeritain rahasia gue ke orang lain walau terhadap temen deket gue sekalipun titik. Tapi gue nggak bisa kalau harus nahan beban sendirian tanpa harus curhat ama orang lain !, trus gimana dong…? Curhat ama pacar ?, ah lo becanda lagi, lo kan tau kalau gue masih termasuk golongan Jomblo yang belum ketulungan :D



Labels: ,

posted by zen ismail, 9/09/2007 11:51:00 PM

1 Comments:

Belajar jd penulis ya

Add a comment